Ribuan Warga Antar KH Hasan Basri ke Makam

oleh -479 Dilihat
oleh
Ribuan warga mengiringi prosesi pemakaman KH Hasan Basri bin Sahari di TPU Berkah, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu, 25 Februari 2026. Suasana haru menyelimuti pemakaman ulama kharismatik yang dikenal istiqamah membimbing umat. Foto : Jun

IKNews, TANJABBAR – Duka menyelimuti masyarakat di Tanjung Jabung Barat setelah kabar wafatnya KH Hasan Basri bin Sahari menyebar sejak pagi. Ribuan warga tumpah ruah memadati Masjid Agung Al Istiqamah hingga area TPU Berkah untuk mengantarkan ulama kharismatik itu ke peristirahatan terakhirnya.

Pantauan di lapangan, pelayat berdatangan sejak jenazah disemayamkan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa tak henti terdengar dari dalam masjid. Sejumlah santri tampak duduk bersaf rapi, sebagian tak kuasa menahan air mata ketika keranda jenazah diangkat menuju kendaraan pengantar.

Di halaman masjid, arus manusia terus mengalir. Warga dari berbagai kecamatan rela berdesakan demi bisa menyalatkan dan memberikan penghormatan terakhir kepada pengasuh Pondok Pesantren Al Baqiyatus Shalihat tersebut. Banyak di antara mereka mengenang almarhum sebagai sosok sederhana yang mudah ditemui dan tak pernah menolak permintaan nasihat.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat. Ribuan warga berjalan kaki mengiringi jenazah. Isak tangis keluarga pecah ketika liang lahat mulai ditutup tanah. Sejumlah tokoh masyarakat terlihat menenangkan para santri yang kehilangan figur guru sekaligus pembimbing spiritual.

Bupati Anwar Sadat turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah. Di sela prosesi, ia menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas wafatnya ulama yang dinilai berperan besar dalam pembinaan akhlak masyarakat.

“Beliau dikenal istiqamah dalam berdakwah dan membimbing umat. Kehilangan ini bukan hanya dirasakan keluarga, tetapi seluruh masyarakat Tanjung Jabung Barat,” ujarnya singkat.

Bagi warga, KH Hasan Basri bukan sekadar tokoh agama. Ia adalah rujukan dalam berbagai persoalan sosial dan keagamaan. Kepergiannya meninggalkan jejak panjang pengabdian yang akan terus dikenang oleh para santri dan masyarakat luas. (Jun)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.