Reses di Suak Labu, Albert Chaniago Serap Aspirasi Warga

oleh -150 Dilihat
Gambar: Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Albert Chaniago, SP melaksanakan reses masa persidangan Tahun Anggaran 2025–2026 di Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, guna menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan dan infrastruktur desa, Rabu (04/02/2026). (Foto: Jun).

IKNews, KUALA BETARA – Aspirasi warga Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, mengalir deras dalam agenda reses Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Albert Chaniago, SP, Rabu (4/2/2026). Reses masa persidangan tahun anggaran 2025–2026 itu menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat dapil II Betara–Kuala Betara.

Pantauan langsung awak media, acara tersebut bertempat di Aula Kantor Desa Suak Labu, kehadiran Albert dari Fraksi Partai PAN disambut hangat oleh Kepala Desa Suak Labu, Ibrahim, bersama Sekdes, perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, para Kepala Dusun, Ketua RT se-desa, ibu-ibu PKK, serta warga yang antusias menyampaikan langsung kebutuhan di lingkungannya.

Didampingi Hamsah dari Dinas Perkim, Effendi dari Sekretariat DPRD, serta rombongan, Albert tidak hanya hadir secara formal, tetapi aktif mendengarkan satu per satu persoalan yang disampaikan warga.

Dalam dialognya, Albert menekankan selain pemerintah desa, peran strategis Ketua RT juga merupakan sebagai garda terdepan pembangunan desa. Menurutnya, RT adalah pihak yang paling memahami kondisi riil di lapangan, mulai dari infrastruktur hingga persoalan sosial masyarakat.

“RT itu ujung tombak. Mereka yang paling tahu apa yang dibutuhkan warga di wilayahnya masing-masing, khususnya di Desa Suak Labu ini,” ujar Albert.

Sejumlah usulan mencuat dalam pertemuan tersebut. Mewakili warganya ketua RT menyampaikan kebutuhan pembangunan pagar pemakaman, jalan rabat beton, normalisasi parit menggunakan alat amfibi, pembangunan jembatan, hingga berbagai kebutuhan infrastruktur lainnya yang dinilai mendesak.

Menanggapi hal itu, Albert memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan tidak akan berhenti di forum reses semata. Ia berkomitmen untuk mengawal setiap usulan agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD dan disinkronkan dengan program pemerintah daerah.

“Semua usulan ini akan saya kawal. Reses ini memang untuk mendengar langsung suara masyarakat dan memastikan kebutuhan mereka sampai ke meja pembahasan,” tegasnya.

Reses tersebut pun berlangsung dalam suasana akrab dan penuh harapan, menjadi bukti bahwa komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat masih menjadi jembatan utama dalam mendorong pembangunan yang tepat sasaran.* (Mg-02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.