IKNews, KUALA TUNGKAL – Antrean warga kembali terlihat di sejumlah titik penjualan bahan pokok bersubsidi di Kecamatan Tungkal Ilir, Senin (29/12/2025). Operasi Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini menjadi lanjutan dari kegiatan serupa sepekan sebelumnya, menyasar warga yang belum sempat mendapatkan paket sembako murah.
Sejak pagi, warga mendatangi lokasi operasi pasar untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Pantauan di lapangan menunjukkan sebagian besar pembeli adalah ibu rumah tangga yang mengaku terbantu dengan selisih harga, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.
Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat turut hadir memantau langsung jalannya kegiatan. Ia memastikan penambahan stok dilakukan agar keluhan warga yang belum terlayani pada operasi pasar 23 Desember lalu tidak terulang. Pemerintah daerah, kata dia, sengaja melipatgandakan jumlah komoditas yang disiapkan karena tingginya minat masyarakat.
Lima bahan pokok disalurkan dalam operasi pasar kali ini, yakni telur ayam ras seharga Rp15 ribu per 10 butir, minyak goreng Rp12 ribu per liter, gula pasir Rp12 ribu per kilogram, bawang merah Rp10 ribu per setengah kilogram, serta beras Rp42 ribu per 5 kilogram. Harga tersebut berada di bawah harga pasar harian di Kuala Tungkal.
Menurut sejumlah warga, kehadiran pasar murah cukup membantu mengurangi beban belanja, terutama menjelang pergantian tahun. “Kalau bisa sering-sering, karena harga di luar naik,” ujar Nurhayati, warga Tungkal Ilir, saat ditemui di lokasi.
Selain menyasar warga yang belum kebagian, operasi pasar ini juga menjadi langkah pemerintah daerah menahan laju kenaikan harga dan menjaga inflasi. Perum Bulog kembali dilibatkan untuk menjamin ketersediaan stok serta distribusi berjalan lancar hingga ke tangan masyarakat.
Di sela kegiatan, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa kondisi stok dan harga bahan pokok di Tanjung Jabung Barat masih terkendali. Ia juga memastikan operasi pasar akan kembali digelar pada pertengahan bulan puasa mendatang sebagai upaya menjaga stabilitas harga.
Menjelang pergantian tahun, Bupati turut mengimbau masyarakat agar merayakan secara sederhana dan tetap menjaga ketertiban. Pemerintah daerah, kata dia, memilih langkah antisipatif dengan menutup sementara Pelabuhan WFC pada malam tahun baru untuk menghindari kerumunan dan potensi gangguan keamanan.
Operasi Pasar Murah ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah dan didukung penuh oleh Bulog. Kegiatan berlangsung tertib hingga siang hari, dengan pengawasan petugas guna memastikan distribusi tepat sasaran.* (Mg02)






