IKNews, JAMBI — Suasana Sabtu pagi di Parit 7, Kelurahan Tungkal I, terasa berbeda. Ratusan orang mulai berdatangan sejak matahari belum tinggi. Dari para wali santri hingga tokoh agama, semuanya memenuhi halaman Pondok Pesantren Asy-Syatibi yang hari itu menggelar Haul Jama’ dan Wisuda Akbar Tahfizul Quran, 29 November 2025.
Dari pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung dengan nuansa yang lebih hidup dibanding tahun-tahun sebelumnya. Barisan santri tampak sibuk mempersiapkan prosesi wisuda, sementara jamaah menunggu acara dimulai dengan iringan lantunan ayat suci.
Mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, Asisten Pemerintahan dan Kesra Johan Hendry Bororing, S.STP. hadir langsung. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kiprah pesantren yang selama ini konsisten menjadi ruang belajar agama dan pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah ulama turut hadir menguatkan suasana keilmuan, di antaranya K.H. Hasan Basri, K.H. Zakaria Ansori, S.H.I., M.H., K.H. Ahmad Gazali, serta Ust. H. Abd.
Hadi Sulaiman. Sementara tausiah utama disampaikan oleh K.H. M. Ali Busthomi, S.Pd.I., M.Pd., pengasuh Ponpes Anwaha Tabalong, Kalimantan Selatan. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga adab, menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, dan memelihara Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Bagian paling emosional tampak ketika para penghafal Al-Qur’an satu per satu maju menerima sertifikat kelulusan. Banyak wali santri yang tak mampu menyembunyikan rasa haru saat putra-putrinya melakukan sungkem sebagai simbol bakti. Prosesi ditutup dengan doa bersama dan rangkaian foto para wisudawan.
Di luar panggung utama, sejumlah santri dan warga terlihat saling bertukar cerita. Momentum ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi ruang bagi masyarakat untuk merayakan keberlanjutan tradisi pesantren, yang terus menjadi salah satu penyangga moral dan keilmuan di Kuala Tungkal.
Acara berakhir menjelang sore dengan suasana hangat. Silaturahmi antara para ulama, pimpinan pesantren, pemerintah daerah, dan jamaah menjadi penutup kegiatan yang sarat pesan kebersamaan — jauh dari sekadar seremonial.* (Mg02)








