118 Personel Disiagakan Amankan Arus Mudik di Tanjab Barat

oleh -436 Dilihat
Gambar: Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP M. Kuswicaksono memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di halaman Mapolres Tanjab Barat, Kuala Tungkal, Kamis, 12 Maret 2026. Apel tersebut menjadi bagian dari persiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah dengan melibatkan 118 personel gabungan. Foto: Humas Polres Tanjab Barat.

IKNews, KUALA TUNGKAL – Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat mulai mempersiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah dengan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di halaman Mapolres Tanjab Barat, Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Tanjab Barat AKBP M. Kuswicaksono dan diikuti personel gabungan dari Polri, TNI, serta sejumlah instansi pemerintah daerah yang akan terlibat dalam pengamanan selama periode Lebaran.

Dalam kesempatan itu, Kapolres membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang dan setelah Idulfitri.

Menurut Kapolres, kepolisian dituntut memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama masa mudik dan perayaan Lebaran.

“Pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan mudik maupun yang merayakan Idulfitri di daerah,” ujar Kuswicaksono.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, Polres Tanjab Barat menyiagakan sebanyak 118 personel yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis. Personel tersebut akan bekerja sama dengan instansi terkait guna mengawasi jalur mudik, pusat keramaian, serta lokasi ibadah selama Lebaran.

Selain itu, empat pos pengamanan dan pelayanan juga telah disiapkan. Pos tersebut berada di Pos Terpadu Pelabuhan Roro, Pos Pelayanan LLASDP, Pos Pelayanan Merlung, serta Pos Pelayanan Simpang Rambutan.

Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan layanan informasi, bantuan kesehatan, maupun pengamanan selama perjalanan mudik.

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Selama periode itu, aparat keamanan akan fokus pada pengamanan jalur transportasi, tempat ibadah, serta berbagai titik yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Lebaran tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap melalui koordinasi yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait, situasi keamanan selama perayaan Idulfitri di wilayah Tanjung Jabung Barat tetap kondusif.* (Jun)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.