Wagub Idah Ingatkan Civitas IAIN Siap Sambut Era UIN Gorontalo

oleh -8 Dilihat
Gambar: Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, memberikan arahan kepada civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo menjelang perubahan status menjadi UIN Gorontalo, di Ballroom Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis, 26 Februari 2026. (Credit: Tim Dokumentasi Pemprov Gorontalo).

IKNews, GORONTALO – Menjelang perubahan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Gorontalo, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh seluruh civitas akademika. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja IAIN Sultan Amai Gorontalo di Ballroom Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (26/2/2026).

Idah menilai peningkatan status ini merupakan capaian yang membanggakan bagi daerah, namun harus dimaknai lebih dari sekadar pergantian nama.

“Perubahan ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Namun saya ingin menegaskan bahwa perubahan status dari IAIN menjadi UIN tidak boleh dimaknai hanya sebagai pergantian nama semata,” ujarnya di hadapan jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Menurut Wagub, penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan, serta kesiapan mahasiswa menjadi faktor utama dalam menyongsong era baru sebagai UIN. Ia menegaskan, substansi perubahan jauh lebih penting daripada seremoni.

“InsyaAllah pada bulan Maret nanti perubahan nama ini akan terealisasi. Tetapi yang jauh lebih penting adalah apa yang kita lakukan setelah perubahan itu terjadi,” tegas Idah.

Ia juga menggunakan analogi yang menggugah untuk menggambarkan tantangan ke depan. “Kalau sebelumnya kita berenang di danau, maka setelah menjadi UIN kita akan berenang di samudera yang sangat luas. Tantangannya tentu jauh lebih besar dan harus disiapkan dengan matang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo turut menegaskan dukungannya terhadap pengembangan pendidikan tinggi melalui alokasi anggaran beasiswa tahun 2026 sekitar Rp3,6 triliun, sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat kualitas akademik dan akses pendidikan tinggi di Gorontalo. *

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.