IKNews, KOTA GORONTALO – Upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mengoptimalkan potensi pertanian terus berlanjut. Salah satunya dengan menggandeng enam pengusaha jagung dan eksportir yang tergabung dalam PEJAGINDO untuk mengembangkan usaha penggemukan sapi potong.
Kesepakatan kerja sama tersebut ditandatangani di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/12/2025), sebagai bagian dari strategi memperluas pemanfaatan jagung Gorontalo ke sektor peternakan.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan bahwa pengembangan sapi potong menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang ekonomi baru bagi daerah. Ia menekankan pentingnya dukungan modal dari kalangan pengusaha.
“Pengusaha jagung memiliki potensi besar untuk masuk ke usaha penggemukan sapi karena ketersediaan pakan sudah ada,” ujar Gusnar.
Saat ini, Gorontalo mencatat surplus produksi daging sapi sekitar 541 ton per tahun. Kondisi tersebut dinilai sangat potensial untuk mendorong investasi peternakan skala besar yang berorientasi pasar luar daerah.
Ketua Umum PEJAGINDO, Tani Harmoko, menyatakan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani jagung dan peternak lokal secara bersamaan, serta memperluas citra Gorontalo sebagai daerah sentra pangan.* (Mg-02)






