Adnan Masinae Buka FGD Sistem Informasi Demografi, Soroti Kacau Balau Data Pemkot ‎

oleh -235 Dilihat
oleh
Asisten II Pemkot Kotamobagu, Adnan Masinae, saat membuka FGD studi kelayakan Sistem Informasi Demografi di Bapelitbangda. Kamis (11/12). Foto: Lamk

IKNews, Kotamobagu – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Pemkot Kotamobagu, Adnan Masinae, membuka Focus Group Discussion (FGD) studi kelayakan Sistem Informasi Demografi di Aula Bapelitbangda, Kamis (11/12/2025).

Dalam sambutannya, Adnan menegaskan bahwa penyusunan data demografi yang akurat menjadi kunci penyusunan kebijakan pemerintah. Ia mengingatkan bahwa kesalahan pada data akan berdampak langsung pada arah kebijakan daerah.

“Semua pusat data ada di sini. Jika salah mengarahkan, maka seluruh kebijakan ikut salah,” tegasnya.

‎Adnan menyinggung persoalan data yang selama ini dinilai tidak kredibel, termasuk pada pembahasan APBD dan program Anak Asuh.

“Kita tidak tahu secara pasti siapa yang berhak, siapa bapak asuh, dan berapa anggarannya. Selama ini kita hanya menyampaikan angka dari data yang tidak valid,” ujarnya.

Ia menyebut perbedaan data yang terus berubah setiap tahun sebagai bukti lemahnya sistem yang ada.

“Datanya simpang-siur. Tahun 2023 lima ribu, 2024 tiga ribu, 2025 enam ribu. Updating berjalan, tapi kita tidak mengikuti,” kata Adnan.

‎Melalui FGD ini, ia meminta peserta memberi masukan konkret agar sistem informasi demografi yang dibangun dapat menjadi basis keputusan pembangunan daerah yang lebih tepat.

“Dengan database yang kuat, kebijakan yang lahir akan sesuai kebutuhan,” tutupnya. (Mg01)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.