Polres Boltim Belajar Emas, Cegah Jerat Investasi Bodong

oleh -107 Dilihat
Gambar: Personel Polres Bolaang Mongondow Timur mengikuti kegiatan literasi keuangan dan sosialisasi Tabungan Emas bersama PT Pegadaian di Mapolres Boltim, Senin, 2 Maret 2026. Foto: Humas Polres Boltim.

IKNews, BOLTIM – Polres Bolaang Mongondow Timur mendadak berbeda pada Senin pagi (2/3/2026). Biasanya ruang pertemuan di Mapolres diisi agenda penegakan hukum dan kamtibmas, namun kali ini ratusan personel duduk menyimak paparan tentang literasi keuangan dan investasi Tabungan Emas.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita itu menghadirkan narasumber dari PT Pegadaian Cabang Kotamobagu. Fokusnya bukan sekadar mengenalkan produk, melainkan membedah cara mengelola gaji secara sehat agar anggota tidak terjebak utang konsumtif maupun investasi ilegal.

Kapolres Boltim, Golfried Hasiholan Pakpahan, tampak mengikuti jalannya materi bersama para pejabat utama dan perwakilan personel dari setiap satuan serta polsek jajaran. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kesiapan finansial anggota sebagai bagian dari profesionalitas tugas.

“Anggota harus kuat secara mental dan ekonomi. Jangan sampai persoalan keuangan justru mengganggu kinerja,” ujar Kapolres kepada wartawan usai kegiatan.

Pemateri dari Pegadaian menjelaskan bahwa tabungan emas dapat dimulai dengan nominal kecil dan dicicil sesuai kemampuan. Emas disebut relatif stabil terhadap inflasi serta mudah dicairkan saat dibutuhkan. Namun, peserta juga diingatkan untuk tidak tergiur iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah personel mengaku tertarik memanfaatkan instrumen investasi yang lebih aman ketimbang menyimpan dana tanpa perencanaan. Beberapa bahkan menanyakan simulasi tabungan emas untuk jangka lima hingga sepuluh tahun.

Selain soal investasi, pemateri juga menyoroti maraknya pinjaman online ilegal dan skema investasi bodong yang kerap menyasar aparat maupun masyarakat umum. Edukasi ini dinilai penting untuk mencegah potensi masalah keuangan yang bisa berdampak pada stabilitas internal.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 Wita dalam suasana tertib. Tidak ada agenda seremonial berlebihan, namun diskusi yang berlangsung menunjukkan kebutuhan nyata akan literasi keuangan di lingkungan aparat.

Langkah ini diharapkan menjadi awal penguatan kesadaran finansial di internal Polres Boltim, agar personel tidak hanya sigap menjaga keamanan wilayah, tetapi juga cermat menjaga kestabilan ekonomi pribadi.* (Muklas)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.