IKNews, BOLTIM — Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 2026, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penjualan bahan pokok dan distribusi gas LPG 3 kilogram bersubsidi.
Sidak yang digelar pada Kamis (12/3/2026) itu melibatkan sejumlah pihak, di antaranya TNI, Polri, Satpol PP, serta pemerintah kecamatan. Tim menyasar sejumlah titik perdagangan di wilayah Kecamatan Modayag dan Modayag Barat, mulai dari pasar, pengecer bahan pokok, pangkalan hingga agen LPG.
Kegiatan ini dipimpin oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Boltim. Selain memantau harga bahan kebutuhan pokok, tim juga mengecek ketersediaan stok LPG 3 kilogram serta distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Boltim, Imelda Aprayati Mamonto, mengatakan sidak dilakukan untuk memastikan harga dan stok kebutuhan masyarakat tetap terkendali selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
Menurutnya, pengawasan ini juga bertujuan mencegah praktik permainan harga, terutama pada distribusi gas LPG bersubsidi yang kerap menjadi keluhan masyarakat.
“Pengawasan ini dilakukan agar harga bahan pokok tetap stabil dan stoknya tersedia di pasaran. Kami juga ingin memastikan tidak ada oknum pangkalan yang memainkan harga LPG 3 kilogram,” ujarnya di sela kegiatan sidak.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga di pasar. Dinas Perindag Boltim juga rutin memperbarui data harga berbagai komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah daerah berkomitmen menjaga agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri,” katanya.* (Muklas)






