IKNews, BOLAANG MONGONDOW TIMUR — Rotasi dan pelantikan kembali bergulir di lingkup Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Sebanyak 25 pejabat yang terdiri dari administrator, pengawas, pejabat fungsional hingga penunjukan pelaksana tugas (Plt) resmi diambil sumpah dan jabatannya oleh Bupati Oskar Manoppo, Selasa (3/3/2026), di Kantor Bupati Boltim.
Pelantikan berlangsung di ruang pertemuan kantor bupati dengan dihadiri jajaran pimpinan daerah dan kepala perangkat daerah. Sejumlah pejabat yang dilantik tampak didampingi keluarga, sementara undangan lain mengikuti prosesi dengan khidmat.
Dalam sambutannya, Oskar menegaskan rotasi jabatan bukan sekadar agenda rutin birokrasi, melainkan bagian dari penataan organisasi. Ia menyebut kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang menuntut aparatur lebih adaptif dan mampu bekerja cepat.

“Jabatan adalah amanah, sekaligus tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada negara dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Oskar di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Menurutnya, pejabat administrator dan pengawas memegang peranan penting dalam memastikan kebijakan daerah benar-benar berjalan di tingkat teknis. Ia mengingatkan, posisi tersebut bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab menggerakkan tim dan menjaga ritme kerja.

“Saudara adalah motor penggerak organisasi dan pengendali kinerja di unit kerja masing-masing,” katanya.
Rotasi kali ini juga dibarengi peringatan soal evaluasi kinerja. Oskar menegaskan, jabatan yang diberikan akan ditinjau secara berkala dengan mempertimbangkan disiplin dan capaian kerja.

“Setiap jabatan akan dievaluasi. Yang bekerja sungguh-sungguh dan melayani masyarakat dengan baik tentu akan dipertahankan,” ujarnya.
Sejumlah pejabat yang ditemui usai pelantikan mengaku siap menyesuaikan diri dengan tugas baru. Beberapa di antaranya menyebut rotasi sebagai tantangan sekaligus peluang memperbaiki kinerja perangkat daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, para asisten, pimpinan OPD, serta tenaga ahli bupati.

Dengan komposisi baru ini, publik kini menunggu sejauh mana perubahan struktur tersebut berdampak pada percepatan pelayanan dan program prioritas daerah.* (Muklas)












