Mahasiswa KKN UMM Mulai Pengabdian di Boltim

oleh -236 Dilihat
Gambar: Sekretaris Daerah Bolaang Mongondow Timur M. Iksan Pangalima menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Manado di Aula Kantor Bupati Boltim, Senin, 19 Januari 2026. Foto: Muklas.

IKNews, BOLAANG MONGONDOW TIMUR – Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Manado (UMM) resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kehadiran mahasiswa angkatan kelima tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Boltim, M. Iksan Pangalima, di Aula Kantor Bupati, Senin (19/1/2026).

Mewakili Bupati Boltim Oskar Manoppo, Sekda Iksan Pangalima menegaskan bahwa mahasiswa KKN diharapkan tidak sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi mampu berbaur dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat di lokasi penempatan.

“Pengabdian mahasiswa akan sangat berarti jika program yang dijalankan menyentuh persoalan sehari-hari masyarakat desa,” ujarnya di sela kegiatan.

Dari pihak kampus, Sekretaris Pelaksana Rektor UMM, Prof. Dr. Ir. Damat, M.P., IPM, menyampaikan bahwa Boltim kembali dipercaya menjadi lokasi pengabdian mahasiswa selama kurang lebih tiga pekan ke depan. Menurutnya, KKN bukan hanya sarana belajar lapangan, tetapi juga ruang bagi mahasiswa mengasah kepekaan sosial.

“Kami berharap mahasiswa tidak menjaga jarak dengan masyarakat, tetapi hadir sebagai bagian dari solusi di desa,” kata Prof. Damat.

Selama berada di Boltim, mahasiswa KKN akan disebar di sejumlah desa di Kecamatan Kotabunan dan Tutuyan. Mereka akan menjalankan berbagai kegiatan berbasis edukasi, sosial, dan pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan sederhana dan aplikatif.

Pemerintah daerah menaruh harapan agar para mahasiswa mampu menjaga sikap, etika, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan warga setempat. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan menjadi contoh dalam kedisiplinan, kepedulian sosial, dan kebersihan lingkungan.

Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Boltim yang juga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Boltim, Samsudin Dama, para asisten daerah, sejumlah pimpinan OPD, camat, sangadi, serta jajaran Universitas Muhammadiyah Manado.

Dengan dimulainya program ini, pemerintah daerah berharap sinergi antara kampus dan masyarakat dapat memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan desa di Bolaang Mongondow Timur.* (Mg01)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.