Anggaran Terbatas, Pemkab Boltim Sinkronkan Program PKK

oleh -76 Dilihat
Gambar: Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo memimpin rapat penyelarasan program PKK bersama pimpinan OPD di Ruang Rapat Bupati, Selasa, 20 Januari 2026. Foto: Humas Pemkab Boltim.

IKNews, BOLTIM – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mulai melakukan penyesuaian program lintas sektor menyusul keterbatasan anggaran daerah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menyelaraskan program Tim Penggerak PKK dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Boltim, Oskar Manoppo, di ruang rapat bupati, Selasa (20/1/2026). Rapat berlangsung tertutup dan fokus pada evaluasi serta pemetaan program yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat.

Di hadapan pimpinan OPD, Bupati Oskar menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan terhentinya program pemberdayaan keluarga. Menurutnya, sinkronisasi menjadi kunci agar setiap kegiatan berjalan efektif dan tidak saling tumpang tindih.

“PKK selama ini memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Karena itu, meskipun kondisi anggaran terbatas, program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga tetap harus berjalan,” kata Oskar dalam rapat tersebut.

Ia juga meminta OPD lebih terbuka menyampaikan program yang berkaitan dengan PKK, termasuk kendala di lapangan. Dengan begitu, pemerintah daerah dapat melakukan penyesuaian melalui pergeseran anggaran maupun penentuan prioritas.

“Kalau ada yang masih kurang atau perlu disesuaikan, silakan disampaikan. Kita cermati bersama agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Selain evaluasi program berjalan, Bupati juga menyoroti pentingnya perencanaan ke depan. OPD diminta memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) beserta rincian kegiatan agar arah kebijakan dapat disusun secara lebih terukur.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Boltim menyampaikan bahwa rapat tersebut tidak sekadar koordinasi rutin, melainkan upaya menyatukan langkah antara PKK dan OPD. Ia menekankan pentingnya memastikan program prioritas PKK tahun 2026 sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah.

“Tujuan utamanya agar tidak ada tumpang tindih kegiatan, sekaligus memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera,” ujarnya.

Rapat penyelarasan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Boltim M. Iksan Pangalima, sejumlah pimpinan OPD terkait, serta jajaran pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.* (Mg01)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.