AMJ Siap Dideklarasikan di Bengkulu

oleh -87 Dilihat
oleh
Penggagas Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ), Wibowo Susilo, SE, menyampaikan pandangan terkait pentingnya kolaborasi media sosial, media siber, dan jurnalis dalam menjaga kualitas informasi publik di era digital, Bengkulu, Senin (2 Februari 2026). Foto: Wawan

IKNews, BENGKULU – Sebuah organisasi baru bernama Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) dijadwalkan dideklarasikan pada Senin, 2 Februari 2026, di Kota Bengkulu. Organisasi ini digagas sebagai ruang bersama bagi insan media lintas platform di tengah perubahan cepat lanskap informasi digital.

Berdasarkan pantauan dan keterangan yang dihimpun, AMJ dibentuk untuk menjembatani tiga unsur utama dalam ekosistem informasi saat ini. Ketiganya meliputi penggiat media sosial seperti konten kreator, influencer, hingga jurnalis warga; media siber berbadan hukum Indonesia; serta jurnalis profesional yang bekerja sesuai aturan perundang-undangan.

Pembentukan AMJ dilatarbelakangi realitas bahwa arus informasi publik kini tidak lagi hanya dikuasai media arus utama. Media sosial menjadi kanal distribusi yang dominan, sementara media siber dan jurnalis tetap memegang peran penting dalam akurasi dan verifikasi informasi.

Penggagas AMJ, Wibowo Susilo, mengatakan organisasi ini lahir dari kebutuhan untuk menyatukan berbagai peran tersebut dalam satu kerangka kolaboratif.

“Sekarang semua berada dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Kalau berjalan sendiri-sendiri, risiko disinformasi makin besar. AMJ hadir untuk menyelaraskan peran, bukan mengambil alih atau membatasi,” kata Wibowo saat ditemui menjelang rencana deklarasi.

Menurutnya, AMJ tidak dimaksudkan sebagai alat kontrol, melainkan forum bersama untuk memperkuat profesionalisme, etika, dan kepatuhan hukum dalam kerja-kerja jurnalistik dan produksi konten informasi.

AMJ mengusung visi membangun media dan jurnalis yang produktif, kompeten, dan mampu bersaing, sekaligus berkontribusi bagi kepentingan publik. Sejumlah misi juga disiapkan, mulai dari perlindungan profesi, peningkatan kapasitas, hingga pemanfaatan teknologi informasi secara bertanggung jawab.

Tema yang diangkat dalam deklarasi perdana ini adalah “Kolaboratif dan Adaptif di Era Transformasi Digital”. Tema tersebut mencerminkan upaya AMJ merespons tantangan disrupsi teknologi tanpa mengabaikan prinsip dasar jurnalistik.

Rangkaian kegiatan deklarasi nantinya tidak hanya berisi pembacaan naskah pendirian organisasi, tetapi juga konsolidasi antarinsan media dan jurnalis dari berbagai latar belakang. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal terbentuknya ekosistem media yang lebih sehat, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman. (Mg02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.